Monday, October 17, 2011

SURAT CINTA

VINA PANDUWINATA

Hari ini kugembira
Melangkah di udara
Pak pos membawa berita
Dari yang kudamba

Sepucuk surat yang manis
Warnanya pun merah hati
Bagai bingkisan pertama
Tak sabar kubuka

Satu dua dan tiga
Kumulai membaca
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melody yang indah
Kata-kata cintanya
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melody yang indah
Kata-kata cintanya
padaku

Ucapan semanis madu
Tiga lembar rayuannya
Rasanya tak puas hati
Kuulangi lagi

Satu dua dan tiga
Kumulai membaca
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melody yang indah
Kata-kata cintanya
Surat cintaku yang pertama
Membikin hatiku berlomba
Seperti melody yang indah
Kata-kata cintanya
padaku

Friday, October 7, 2011

SELAMAT ULANG TAHUN yang ke 150 Tahun buat HKBP

Hari ini genap 150 tahun gerejaku tercinta HKBP. Semoga semakin dewasa dalam iman dan pelayanan. Pintaku utk moment ini adalah:
1. HKBP lebih fokus melayani dan memperhatikan kesejahteraan umatnya yang miskin dan di bawah garis kemiskinan. Jangan hanya sibuk membangun gereja (dalam artian bangunan). Manfaatkan segala fasilitas yang sudah dimiliki HKBP untuk  kemajuan dan kesejahteraan umat.
2. Persiapkan generasi yang unggul dengan memperhatikan Anak sekolah Minggu (ASM) dengan mendukung program-program yang membangun baik dari segi moril dan materil. Perhatikan juga insentif untukGuru Sekolah Minggu (GSM).
3. Aset HKBP yang ada jangan ditelantarkan, harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untukt kemajuan umat Kristen (bukan hanya umat HKBP) dan kemajuan organisatoris HKBP.

Monday, October 3, 2011

150 Tahun Lebih Kekristenan di Tanah Batak

Saya harap, seluruh jemaat, bila memang dia sebagai jemaat HKBP agar meninggalkan segala bentuk kepercayaan duniawi, seperti begu ganjang dan bulle-bulle. HKBP di usia ke-15o tahun, jemaat harus lebih kuat dalam menghadapi berbagai dinamika hidup serta kedewasaan tersebut harus mampu menjaga warga HKBP untuk melayani dan bukan dilayani” , demikian ucap Pdt. DR. Bonar Napitupulu (Ephorus HKBP) pada perayaan Jubileum HKBP wilayah I, di Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara pada hari Minggu 2 Oktober 2011.

Kekristenan telah menjamah tanah Batak lebih dari 150 tahun, tetapi memang kepercayaan duniawi masih melekat di tanah batak. Dualisme kepercayaan masih banyak ditemukan baik secara terang-terangan maupun secara diam-diam. Tidakkah cukup 150 tahun untuk merubah itu semua? Ternyata tidak cukup. Apa karena bangsa batak adalah bangsa yang keras kepala atau karena bangsa yang memiliki rasa cinta yang kuat terhadap budayanya? Tidak, itu bukan jawabannya. Mungkin jawabannya adalah karena ketakutan kita akan kemiskinan dan tidak totalnya kita percaya atau mungkin ada faktor lain. Bukan juga karena kurangnya pendidikan, karena orang batak paling menghargai pendidikan. Jadi kenapa masih banyak kita yang memiliki kepercayaan sampingan disamping tertulis di KTP sebagai Kristen. Mungkin ada yang berkata itu hanya terjadi di pedalaman tanah batak saja karena tingkat pengetahuan dan pendidikan yang dangkal, tetapi kenyataannya tidak. Orang batak yang merantau ke daerah yang lebih maju dan yang sudah mengecap pendidikan tinggi pun masih dijumpai memiliki kepercayaan kepada “begu ganjang” dan “bulle-bulle”. Pulang ke kampung halaman untuk mengadakan pesta pemanggilan roh-roh leluhur yang nyata-nyata salah ditinjau dari segi Kekristenan. Ada pula yang sukses di perantauan mengadakan pembangunan di kampung halamannya, tetapi apa yang dibangun? Membangun atau merenovasi “tugu” alias kuburan leluhur mereka, sesudah itu mengadakan pesta-pesta meriah yang berlangsung berhari-hari, menghabiskan dana di media untuk iklan tentang itu agar semua orang tahu bahwa mereka membangun sesuatu yang megah di kampung halamannya, bahwa mereka sukses dan membangun kampung halamannya dan bahwa dia orang yang beradat. Maaf, saya bukan orang yang anti adat, saya juga ikut serta berperan dan menghargai adat. Saya pernah dengar istilah bahwa orang batak lebih takut disebut tidak beradat daripada tidak beragama, benar atau tidak mari kita orang batak tanya hati kita masing-masing.

Mari kita bangun kampung halaman kita bukan dengan membangun tugu ataupun kuburan-kuburan yang megah, tetapi mari bangun di berbagai bidang seperti pendidikan, sarana dan prasarana, karena itu bukan semata-mata tugas pemerintah saja. Mari kita bangun moral dan akhlak generasi batak selanjutnya dengan berbagai hal seperti beasiswa pendidikan, seminar-seminar dan pengarahan atau juga bisa membuka usaha kecil menengah yang akan membuka lapangan kerja agar generasi kita tidak hanya ingin merantau dan meninggalkan kampung halaman kita yang kita tidak sadari memiliki potensi.

Apa yang harus kita dirubah dari kita? Pola pikir. Kita harus merubah pola pikir kita tentang apa yang kita percayai harus total kita percayai. Kita harus merubah pola pikir kita bahwa  kemasyuran dan kebanggaan tidak harus ditunjukkan dengan kemampuan kita membangun tugu atau kuburan besar dan megah, yang tanpa kita sadari hal itu telah membuat kita penyembah berhala.

Mari kita buang segala “bulle-bulle”, “begu ganjang” dan juga keegoisan kita demi totalitas kepercayaan kita kepada Kristus sebagai orang Kristen dan juga demi kemajuan bangsa Batak agar dihornati dan diakui keberadaannya.

Saturday, August 20, 2011

DENTUM

terhempas pada malam-malam bisu
peluh terbuang sia-sia
menata hari dengan asa
saat jiwa terpuruk jatuh
mencoba mencari setitik terang dalam kegelapan
kamuflase mengaburkan dan menenggelamkan
jiwa terenyuh, tertekan dan terpapar zaman
sesaat ku berhenti pada titik poros hidup
dentum
lembut tapi menggema
sejenak ku terasa asing
inikah aku?
bukan...
aku hanya jiwa yg tersesat dalam tubuh yang fana dan telah rusak
harapku menata hari lebih baik
mungkinkah..
ada gejolak tak menentu
bergelayut pada titik semu
tak menentu
terpaku
tertahan
tapi hari semakin jingga
redup
..
.
(medan 31 juli 2011 01.00 bbwi)

JIWA-JIWA YANG TERJUAL

jiwa-jiwa yang terjual
yang meninggalkan Kristus atas nama CINTA dan Materi
yang merindu kekasihnya melebihi rindu kepada Kristus
yang memikirkan segala sesuatu melebihi Kristus
yang mengasihi segala sesuatu melebihi Kristus
jiwa-jiwa yang terjual
yang tak sadar betapa berharganya dia
yang tak mampu membendung keinginan duniawi
yang bebal
jiwa-jiwa yang terjual
yang lebih percaya perkataan-perkataan manusia daripada Firman
yang melakukan segala sesuatu demi diri sendiri
jiwa-jiwa yang terjual
yang tak tahu betapa mahal dia ditebus
ditebus oleh Darah Kristus
jiwa-jiwa yang terjual
berbaliklah dan kembali kepada Kristus
ini bukan sekedar kata-kata
bukan pula untuk menghakimi
aku dan kau
kita semua
adalah manusia yang berdosa
sadarlah
kita telah ditebus
JANGAN KITA MENYANGKAL KRISTUS..
amin
(medan 31-07-2011) 09.04 bbwi

Tuesday, March 8, 2011

jatuh cinta(kah)?

jatuh cinta, selalu membuat suasana hati berbeda dari yang biasanya. jauth cinta, pasti indah dan kata teman-teman filsuf yang terdahulu (ehem,.. acem filsuf awak nih) jatuh cinta adalah obat awet muda, benar atau tidaknya itu terserah anda, tapi saya sangat sependapat dengan itu asal jangan jatuh cinta pada banyak orang dalam waktu yang bersamaan atau selingkuh, sebab awak pernah dengar hasil penelitian kalo yang selingkuh itu rata-rata usinya pendek alias cepat mati,,.. hahaha, benar atau tidak, lagi-lagi itu terserah anda menyikapinya dan lagi-lagi saya juga sependapat dengan itu karena alasan para peneliti itu adalah adanya kekhawatiran yang berlebihan saat adanya perselingkuhan.
okay, back to topic,... kata Mario Teguh, kalau kita disakiti atau dikhianati, jangan lama-lama bersedih atau terpuruk dalam keadaan itu. jangan pula kita mempertahankan orang yang telah mengkhianati dan menyakiti kita itu, itu mungkin salah satu cara Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa dia (yg telah mengkhianati dan menyakiti kita) bukanlah yang terbaik bagi kita dan sepatutnyalah kita bersyukur akan hal (proses) itu. jangan mau terpuruk ataupun berlama-lama larut dalam kesedihan, bangkitlah, perbaiki diri anda dan  jatuh cintalah.. itu obat yang paling manjur. saya sangat terinspirasi dengan kata-kata Mario Teguh tersebut dan saya juga banyak menyimpulkan hal-hal penting dari kata-kata inspiratifnya tersebut.
maka buat anda yang tersakiti, dikhianati dan yang ditinggalkan, segeralah JATUH CINTA lagi,,, 

Monday, March 7, 2011

TUNG SO HULOAS HO DIAGO ARSAK

Cipt. Tigor Gipsy Marpaung





Aha do arsak ni rohami,

Aha na holip dirohami

Umbaen na sai holsoan ho,

Paboama tu au dahasian



Aut sugari ma tartodo au,

Angka nabuni dirohami

Naeng ma putihonku ho,

Asa tung mago holso ni roham



Reff :



Tung so huloas ho ito diago arsak

Tung so huloas ho ito sai tumatangis

Asa rap mengkel hita nadua 2x hasian